Setelah menghabiskan waktu berjam-jam mengayuh ban apung dan berenang di segarnya air karst Goa Pindul dan Kali Oyo, rasa lapar tentu tak terhindarkan. Melengkapi perjalanan wisata Anda di bumi Handayani, mencicipi deretan kuliner tradisional khas Gunungkidul adalah agenda wajib yang tak boleh terlewatkan.

1. Sayur Lombok Ijo & Nasi Tiwul Hangat

Menu primadona yang paling dicari pelancong adalah Sayur Lombok Ijo (Jangan Lombok). Sayur berkuah santan gurih ini diracik dengan irisan cabai hijau segar melimpah, tempe kedelai khas desa, dan petai yang harum menggoda. Menikmatinya bersama nasi tiwul gurih berbahan singkong kering (gaplek) menciptakan harmoni rasa otentik pedesaan yang menghangatkan perut kedinginan.

2. Ayam Goreng Kampung & Baceman Khas Karangmojo

Ayam kampung yang dimasak dengan bumbu rempah kelapa dan gula aren asli memiliki tekstur empuk dan cita rasa manis gurih meresap hingga ke tulang. Disajikan hangat bersama tempe bacem, tahu goreng, dan sambal bawang pedas segar, hidangan ini selalu menjadi menu favorit santap siang rombongan wisatawan keluarga besar.

3. Wedang Jahe Sereh Penghangat Tubuh

Sebagai penutup santapan, seruput segelas wedang jahe sereh gula batu hangat yang diseduh langsung dari kebun herbal warga Bejiharjo. Minuman tradisional ini berkhasiat melancarkan peredaran darah, mengusir rasa masuk angin, dan mengembalikan stamina tubuh sebelum Anda melanjutkan perjalanan wisata ke pantai-pantai selatan Gunungkidul.